Karantina Pertanian Ende adakan koordinasi dengan Dinas Peternakan terkait African Swine Fever (ASF) yang ditujukan untuk menjaga keselarasan antar instansi dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi masing-masing juga sebagai wadah sosialisasi terkait pencegahan ASF ke wilayah Pulau Flores bagi pengguna jasa sekaligus masyarakat sebagai peternak.
Larantuka (1/7) dan Maumere (2/7), kegiatan koordinasi dilaksanakan dengan dihadiri drh. Simon Nani, M.Sc selaku sekretaris Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Flores Timur dilanjutkan juga kegiatan yang sama dengan dihadiri oleh drh. Maria Margaretha Siko, M.Sc yang merupakan Kabid Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Sikka.
Dalam kegiatan tersebut Kepala Karantina Pertanian Ende drh. Yulius Umbu Hunggar menyatakan, “Saya berharap adanya kebijakan terkait lalu lintas babi dari Gubernur agar peternak babi dari daerah bebas bisa tetap menjalankan usaha ternak demi menjaga stabilitas perekonomian.”
SobatQ, pentingnya saling berkoordinasi dengan instansi terkait guna saling menjaga negeri bersama untuk bertugas lebih mudah dan lancar.