Karantina Pertanian Ende melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah dan bea cukai di Kabupaten Sikka, Kamis (2/7). Hal ini dalam rangka mendorong akselerasi ekspor di Pulau Flores.
Koordinasi dilakukan dengan Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo, dan juga Kepala Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Maumere Tommy Hutomo.
Pada kesempatan itu, bupati mengungkapkan bahwa pemkab siap membantu menyelenggarakan ekspor serta mendorong petani untuk meningkatkan dan menjaga kualitas komoditas ekspor.
“Pemkab Sikka siap membantu menyelenggarakan ekspor komoditas pertanian. Hasil pertanian di Kabupaten Sikka sangat menjanjikan seperti kakao, mete dan kopra,” ungkap Fransisikus dalam pertemuan itu.
Sementara itu, di tempat terpisah Kepala KPPBC Maumere Tommy Hutomo mengungkapkan dukungannya secara penuh kepada Karantina Pertanian Ende.
“Alangkah baik jika dalam waktu dekat diadakan pertemuan lanjutan antara pihak-pihak yang terkait dengan ekspor, terutama petani atau pelaku usaha. Ide ekspor ini sangat bagus untuk menjaga perekonomian dimasa pandemi Covid-19,” demikian tutur Tommy.
“Kami akan terus mendukung program Kementerian Pertanian untuk menjaga perekonomian nasional dengan peningkatan ekspor terutama pada saat pandemi sekarang ini,” ungkap Yulius Umbu Hunggar selaku Kepala Karantina Pertanian Ende.